Gara-Gara Corona

Tokoh :
Pak Guru (Zhafif)  : Baik, bijaksana, dan sedikit tegas.
Erfan                      : Penurut, baik, merupakan siswa kelas 8F yang sakit.
Rahma                   : Tenang, baik. Merupakan siswi kelas 8F.
Tazkia                    : Sedikit nakal, baik, merupakan siswi kelas 8F.
Juliana                   : Cepat tanggap, baik, merupakan siswi kelas 8F.
Keindra                 : Peduli sesama, baik, merupakan siswi kelas 8F.

Pagi yang cerah, suasana kelas 8F cukup ramai karena bel masuk belum berbunyi. Beragam aktivitas dilakukan di sana. Ada yang keluar masuk kelas, ada yang membaca buku, ada pula yang sedang asik membicarakan wabah virus yang sedang menjadi perbincangan hangat saat ini.

Rahma          : (Menghela napas) “Huhff...Akhir-akhir ini di negara kita banyak sekali ya yang terjangkit virus corona.”
Keindra         : “Iya nih, jadi takut deh kalau sudah menyebar banyak.” (Gelisah).
Rahma          : “Tenang, kita diimbau untuk tidak panik dan juga harus waspada.”(Tersenyum menenangkan).
Keindra         : “Ya tapi kan tetap saja aku takut.” (Terdiam).
Erfan             : (Menghampiri Keindra dan Rahma) “Hai teman-teman.” (Menatap lesu).
Rahma          : (Menatap gelisah).
Keindra        : (Khawatir) “Erfan, kamu kenapa?”
Erfan            : (Batuk) “Uhukk...uhukk...aku tidak apa-apa.”
Tazkia          : (Menutup buku) “Apakah kamu baik-baik saja Erfan?” (Terdiam sedikit kaget).
Kringg...kring... Bel tanda mulainya pembelajaran berbunyi. Seluruh siswa langsung duduk rapi di tempatnya masing-masing. Kelas yang semula sangat bising berubah sekejap menjadi sunyi.
Pak Guru     : (Masuk kelas) “Selamat pagi anak-anak!”
Anak-anak  : (Serentak) “Selamat pagi pak!”
Pak Guru     : (Menatap sekeliling) “Hari ini kita mulai pembelajaran ya, sebelum itu mari kita berdoa. Berdoa mulai, (Hening) berdoa selesai.”
Pak Guru     : (Mengambil buku) “Sekarang buka buku paket Bahasa Indonesia halaman 127, kerjakan di buku tugas ya!”
Erfan           : (Batuk-batuk) “Uhuk..uhukk..”
Pak Guru    : (Menatap Erfan) “Erfan, kamu sedang sakit?”
Tazkia         : (Menyela) “Iya tuh pak dari tadi batuk mulu.”
Erfan           : “Maaf pak sepertinya saya sakit.” (Menunduk).
Pak Guru    : (Menatap sekeliling) “Di kelas ini petugas divisi kesehatan siapa?”
Juliana        : (Mengacungkan tangan) “Saya pak!”
Pak Guru    : “Tolong antar Erfan ke UKS ya!”
Juliana        : “Baik pak!” (Meninggalkan kelas bersama Erfan).
Pak Guru    : “Nah, anak-anak kalau sekiranya kita sedang flu lebih baik istirahat di rumah saja. Jangan lupa untuk memakai masker bila sedang di tempat umum ya! Apa lagi sekarang virus corona sudah menyebar luas.” (Berbicara dengan lantang).
Juliana        : (Menuju kelas) “Assalammualaikum...”
Anak-anak  : (Serentak) “Waalaikummussalam...”
Pak Guru    : “Nah coba kamu Juliana contohkan etika batuk yang benar!”
Juliana        : (Berbicara sambil mempraktikkan) “Jadi, etika batuk yag benar adalah, (Menghela napas) tutup mulut dan hidung saat batuk dengan lengan baju atau tisu. Buang tisu yang  sudah dipakai ke tempat sampah. Segera memcuci tangan pakai sabun atau hand   sanitizer.”
Pak Guru    : (Berbicara dengan semangat) “Nah betul sekali! Ada yang  tau tidak cara mencegah penyebaran virus corona?”
Keindra       : (Mengacungkan tangan) “Saya pak! Yaitu dengan cara, cuci tangan yang baik dan  benar, makan makanan yang bergizi , mengonsumsi vitamin dan lain sebagainya.”
Pak Guru    : “Coba lanjut, siapa lagi yang ingin menambahkan? Nanti bapak beri nilai bonus.”
Tazkia          : (mengacungkan tangan dengan semangat) “Kata Keindra kitakan harus cuci tangan yang baik dan benar. Cara cuci tangan yang baik dan benar yaitu, (Berbicara sambil  mempraktikkan) basahi tangan dengan air. Tuang sabun pada tangan secukupnya. Gosok telapak tangan. Gosok punggung tangan dan sela jari. Gosok punggung jari ke telapak tangan dengan posisi jari saling bertautan. Gosok ibu jari dengan posisi memutar. Gosok bagian ujung jari ke telapak tangan. Gosok tangan yang bersabun dengan air mengalir. Keringkan tangan dengan lap sekali pakai.” (Menghela napas).
Pak Guru    : (Tersenyum bangga) “Baik, jawaban yang bagus. Ada lagi yang ingin menambahkan?”
Rahma        : (mengacungkan tangan) “Selain cuci tangan yang baik dan benar, makan makanan yang  bergizi, dan mengonsumsi vitamin. Kita juga  harus menjaga kebersihan lingkungan dan  olahraga yang teratur, serta membiasakan diri tidak bersentuhan langsung dengan  orang-orang.”
Pak Guru    : “Oke baik, jadi intinya kita harus menjaga kesehatan dan kebersihan diri kita serta kita harus tetap waspada dengan bahayanya virus corona ini.”

Anak-anak  : (Serentak) “Baik pak!”
Setelah Pak Guru menjelaskan tentang masalah virus corona yang sedang menggemparkan masyarakat. Murid-murid langsung mengerjakan tugas yang diberi Pak Guru dengan teliti dan tenang.

Unsur-unsur Drama :
1. Tema: Pencegahan penyebaran virus corona.
Contoh dialog : Pak Guru    : (Berbicara dengan semangat) “Nah betul sekali! Ada yang  tau tidak cara mencegah penyebaran virus corona?”

2. Penokohan Pak Guru (Zhafif)  : Baik, bijaksana, dan sedikit tegas (tokoh utama)
Erfan                      : Penurut, baik, merupakan siswa kelas 8F yang sakit (tokoh pembantu)
Rahma                   : Tenang, baik. Merupakan siswi kelas 8F (tokoh statis)
Tazkia                    : Sedikit nakal, baik, merupakan siswi kelas 8F (tokoh statis)
Juliana                   : Cepat tanggap, baik, merupakan siswi kelas 8F (tokoh statis)
Keindra                 : Peduli sesama, baik, merupakan siswi kelas 8F (tokoh statis)

 3. Latar Pagi hari, di kelas 8F
Contoh dalam naskah : Pagi yang cerah, suasana kelas 8F cukup ramai karena bel masuk belum berbunyi. Beragam aktivitas dilakukan di sana.

4. Amanat : Kita harus menjaga kesehatan dan kebersihan diri kita dan tetap waspada.
Contoh dialog : Pak Guru    : “Oke baik, jadi intinya kita harus menjaga kesehatan dan  kebersihan diri kita serta kita harus tetap waspada dengan bahayanya virus corona ini.”

Komentar

  1. Naskah ini merupakan karya yang indah, sebab mengangkat Tema virus Corona yang notabene sedang diributkan oleh banyak orang. Saya berharap kita semua tetap sehat dan terhindar dari virus Corona

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya ...setuju...
      Aamiin ....semoga kita selalu sehat

      Hapus
  2. Banyak pembelajaran yang bisa kita ambil dari dialog ini sebab dialog ini memuat tentang cara pencegahan virus corona yang sedang dibicarakan saat ini.

    BalasHapus
  3. Ceritanya Bagus. Cocok dengan kondisi yang sekarang ini.

    BalasHapus
  4. Isi dramanya dapat tersampaikan kak👍 Lanjutkan

    BalasHapus
  5. Ceritanya bagus banget , keren kan 😇👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👏👏👌👌👌👌👌👌👌👌👌👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏🙏🙏🙏🙏

    BalasHapus
  6. ceritanya keren dan informatif karena mencakup tema Corona, yang sedang hangat dibicarakan.

    BalasHapus
  7. Blognya bagus, terus berkreasi ya agar orang terinspirasi di tengah pandemi corona

    BalasHapus

Posting Komentar